10Cerita Lucu Mukidi Yang Legendaris,

      89 Comments on 10Cerita Lucu Mukidi Yang Legendaris,

 

1. Cerita Lucu Singkat “Anjing Pintar”

1. Cerita Lucu Singkat “Anjing Pintar”  Cerita Lucu Bikin Ngakak Anjing Pintar Mukidi      “Anjingku setiap pagi mengantarkan koran sebelum aku bangun,” kata Mukidi.      “Wah, pasti sulit tuh melatihnya.” Wakijan kagum.      “Memang sih, apalagi gw kan nggak langganan koran…”  Wkwkwkwk, terus yang diambil anjing Mukidi koran siapa? Nggak mungkin kan dia beli dari toko buku atau pesan dari online shop? Kayanya kamu mesti waspada deh kalau tetanggaan sama Mukidi.  Atau… jangan-jangan cerita lucu Mukidi ini malah ngasih ide bagus buat kamu? Biar kamu bisa ngirit biaya beli koran gitu maksudnya… engingeng…

“Anjingku setiap pagi mengantarkan koran sebelum aku bangun,” kata Mukidi.

“Wah, pasti sulit tuh melatihnya.” Wakijan kagum.

“Memang sih, apalagi gw kan nggak langganan koran…”

Wkwkwkwk, terus yang diambil anjing Mukidi koran siapa? Nggak mungkin kan dia beli dari toko buku atau pesan dari online shop? Kayanya kamu mesti waspada deh kalau tetanggaan sama Mukidi.

Atau… jangan-jangan cerita lucu Mukidi ini malah ngasih ide bagus buat kamu? Biar kamu bisa ngirit biaya beli koran gitu maksudnya… engingeng…

2. Dompet Mukidi Ketinggalan

Usai berbuka puasa di warung padang, Mukidi menghampiri pemiliknya, “Uda, pernah dengar nggak hadist yang mengatakan bahwa memberi makan orang yang berpuasa pahalanya sama dengan pahala orang yang berpuasa?”

“Ya, saya sering dengar. Tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun,” jawab Uda Asman (Asli Pariaman).

“Syukurlah, Uda rupanya sering ngaji ya?”

“Memangnya kenapa?” tanya pemilik nasi padang lagi.

“Dompet saya ketinggalan……”

3. Cerita Lucu Banget “Kenalan dengan Leli”

Sambil duduk di kafe Mukidi berkenalan dengan Leli (lebay sekali) yang sama-sama sedang menikmati kopi.
“Mas Mukidi kerja dimana?”
“Saya cuma pengusaha…”
“Tinggalnya dimana mas?”
“Pondok Indah Bukit G0lf…”
“Punya mobil apa aja mas?”
“Cuma dua koq; Bentley sama Hummer…….”
” Mas sudah punya istri…?”
“Hmm…Sampai saat ini … belum tuh…hehe….”
“Mas merokok?” Mukidi menggeleng.
“Mas suka minum-minuman keras?” Mukidi menggeleng lagi.
” Mas suka maen judi??”
“Nggak…haram”
“Mas suka dugem gak?”
“Ya nggak lah…”
” Pasti mas Mukidi sudah haji?”
“Yah…baru sekali tapi umroh hampir tiap tahun…”
“Hobinya apa sih mas?”
“Ngibulin orang……”

4. Cerita Lucu Hari Ini “Berhenti Merokok”

“Hebat, Pak Mukidi sudah berhenti merokok ya?”

“Betul, teman saya mati karena rokok.”

“Dia kena kanker?”

“Bukan dok. Motornya ditabrak mobil box Gudang Garam.”

5. Kosmetik Ajaib Markonah

Menjelang Idul Fitri, Markonah tertarik membeli kosmetik mahal asli Paris. Bukan beli dari MLM seperti teman-temannya, tapi kosmetik ajaib yang lebih mahal dari Bobbi Brown, Stila, ataupun Mac.

Si salesgirl memberi garansi, pemakai kosmetik itu akan tampil jauh lebih muda dari usianya.

Setelah berjam-jam duduk di depan meja rias, mengoleskan kosmetik ‘ajaib’ nya, Markonah bertanya kepada Mukidi,

“Mas, sejujurnya berapa tahun kira-kira usiaku sekarang?”

Mukidi memandang lekat-lekat istrinya tercinta.

“Kalau dilihat dari kulitmu, usiamu 20 tahun; rambutmu, hm…18 tahun….penampilanmu; 25 tahun…”

“Ah mas Mukidi pasti cuman menggoda,” Markonah tersipu manja.

“Tunggu dulu sayang, saya ambil kalkulator….. saya jumlahkan dulu ya…

6. Cerita Lucu Pendek “Bukan Tom and Jerry”

1. Cerita Lucu Singkat “Anjing Pintar”  Cerita Lucu Bikin Ngakak Anjing Pintar Mukidi      “Anjingku setiap pagi mengantarkan koran sebelum aku bangun,” kata Mukidi.      “Wah, pasti sulit tuh melatihnya.” Wakijan kagum.      “Memang sih, apalagi gw kan nggak langganan koran…”  Wkwkwkwk, terus yang diambil anjing Mukidi koran siapa? Nggak mungkin kan dia beli dari toko buku atau pesan dari online shop? Kayanya kamu mesti waspada deh kalau tetanggaan sama Mukidi.  Atau… jangan-jangan cerita lucu Mukidi ini malah ngasih ide bagus buat kamu? Biar kamu bisa ngirit biaya beli koran gitu maksudnya… engingeng…

Markonah diajak suaminya ke Singapura. Karena Mukidi sedang mengikuti meeting, maka dia ditinggal sendirian di kamar hotel.

Ketika Markonah hendak ke kamar mandi, tiba-tiba seekor tikus nongol entah dari mana. Markonah pun buru-buru menghubungi front desk.

Hello, do you know Tom and Jerry?

Of course mam,” jawab front desk.

Jerry is here…” lanjut Markonah gugup.

.

7. Cerita Lucu Hari Ini “Shalat Subuh”

Wakijan sudah insyaf dan mulai rajin ngaji.

“Mas Wakijan, shalat Subuh ada berapa rakaat?” Ustad ngetes.

“4, ustad!”

“Mas Wakijan pulang dulu deh, cari jawaban yang benar.”

Di tengah jalan, Wakijan ketemu Mukidi sahabatnya. Dia lalu bertanya, “Di, menurut kamu shalat Subuh ada berapa rakaat?”

“Ya 2 lah.”

“Wah payah dah, mendingan lu pulang deh. Belajar lagi.”

“Emang kenapa?”

“Nah gw bilang 4 aja masing salah, apalagi 2?”

8. Cerita Lucu Singkat “Kangen Rumah”

Waktu sarapan pagi sementara Wakijan mengambil makanan, Mukidi yang juga sudah seminggu menginap di Marriot tidak mengambil breakfast yang tersedia, malah memanggil pelayan.

“Pelayan!” seorang pelayan menghampiri. “Tolong buatkan nasi goreng..”

“Tapi pak, nasi goreng ada di meja buffet?”

“Saya ingin yang beda,” Mukidi memaksa, “tambahkan garam di nasi gorengnya, terus telurnya diceplok rada gosong…jangan lupa cabenya banyak-banyak”

“Pesananmu koq aneh Di?” Wakijan heran.

“Aku rindu masakan istriku…”

9. Nginjek Kodok

“Mas tadi waktu bukber pada cekikikan ngomongin kodok apaan sih?” tanya Markonah.

“Dulu sekali, aku, Wakijan, Samingan sowan ke mbah Joyongablak nanyain masalah jodoh,” jawab Mukidi. “Waktu kami pulang, mbah Joyo berpesan, ‘Ati-ati jangan sampai nginjek kodok.’”

“Celakanya, walaupun sudah berhati-hati, Wakijan nginjek kodok,” lanjutnya. “Nggak lama, Samingan juga nginjek kodok. Cuman aku yang selamat sampai rumah tanpa nginjek kodok.”

“Memang kalau nginjek kodok kenapa?”

“Yah tadinya mereka berdua cemas, tapi lama-lama kata-kata Mbah Joyo dianggap cuma takhayul. Eh, lima tahun kemudian setelah mereka kawin bininya jelek-jelek, bawel,” terang Mukidi lagi.

“Rupanya gara-gara nginjek kodok, kata-kata simbah terbukti. Kamu percaya nggak, Nah?” tanyanya.

“Percaya sih mas, aku dulu juga nginjek kodok….”

 

10. Mukidi: Anak siapa?

Mukidi dan Ponikem baru saja bercerai dan sedang memperebutkan hak asuh anaknya.

Di ruang sidang pengadilan Ponikem dengan pedenya berkata: “Anak keluar dari perut saya, ya sudah pasti milikku”

Mukidi marah-marah dan menyanggah: “Kok lucu asal ngomong saja, memang kalau uang keluar dari ATM terus uangnya milik ATM? Jelas sudah pasti uangnya punya yang masukin kartu ATM dong.”

Jaksa pun terbengong-bengong sambil manggut-manggut dan semua yang hadir di ruang sidang pun tertawa dan memberi tepuk tangan pada Mukidi.