Demi Bertarung Hebat di Deadpool 2, Ryan Reynolds Jalani Olahraga Super Ketat

      Comments Off on Demi Bertarung Hebat di Deadpool 2, Ryan Reynolds Jalani Olahraga Super Ketat

Akting Ryan Reynolds, yang berperan sebagai Wade Wilson sekaligus superhero Deadpool 2 mampu menarik hati para penonton. Tak hanya ekspresi jenaka yang membuat penonton tertawa, akting Ryan saat bertarung juga memukau.

Demi memeroleh hasil yang maksimal, Ryan menjalani olahraga super ketat. Olahraga tersebut tidak hanya melatih Ryan lihai dan lincah bergerak sebagai Deadpool, melainkan membentuk tubuh superhero yang kuat.

Berkat arahan dari pelatih Don Saladino, tubuh pemeran superhero Deadpool 2 ini tetap terjaga dengan baik. Melansir laman Menshealth, Rabu (30//5/2018), Don menjelaskan olahraga yang dilakukan Ryan.

Kettlebell Swing

Latihan dilakukan sebanyak 5 repetisi.”Latihan ini adalah salah satu yang paling aku sukai,” kata Don. Tubuh bergerak seluruhnya.”Ayunkan bola besi ke atas dan ke bawah. Tubuh dalam posisi berdiri.

Front Squat

Lakukan 5 repetisi. Ryan Reynolds harus mengangkat beban (barbel) dalam posisi berdiri. Beban yang diangkat harus terasa berat. Naik turun dengan barbel. Pastikan punggung tetap tegak.

Bench Press

Gambar terkait

Latihan dilakukan sebanyak 5 repetisi. Sambil berbaring, angkat barbel ke atas dan ke bawah.

Pull-up

Lakukan 5 repetisi. Don menekankan pentingnya menjaga posisi tubuh pada seluruh repetisi. Jagalah agar tubuh tetap terkontrol. Pastikan melakukan setiap repetisi dengan kedua lengan lurus. Kedua tangan memegang besi. Angkat tubuh ke atas dan ke bawah.

Latihan membawa beban

Latihan ini membawa beban besi yang berat sambil mempertahankan bentuk tubuh yang tepat. Saat membawa beban, Anda berjalan bolak-balik.

One-Arm Suitcase Carry

Beban dibawa dengan satu tangan.

Double Suitcase Carry

Beban dibawa dengan dua tangan.

One-Arm Rack Carry

Hasil gambar untuk dead pool 2

Beban diangkat dengan satu tangan.

One-Arm Overhead (Waiter) Carry

Beban diangkat ke atas kepala.

Bottom-Up Carry

Beban diangkat ke depan.

Treadmil

Setelah menyelesaikan pemanasan hingga olahraga inti. Sesi olahraga ditutup dengan readmill selama 5-10 menit. Latihan ini meningkatkan detak jantung.