Diabetes Mulai Incar Remaja dan Anak

Sebarkanlah ~ Memperingati World Diabetes Day 2018 pada Minggu (11/11/2018) lalu, Tropicana Slim mengadakan acara World Diabetes Day yang diikuti 3.000 peserta. Acara ini digelar di Lapangan Parkir Thamrin 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim mengatakan kegiatan ini untuk memperingati hari diabetes dunia. Untuk tahun ini, tema yang diangkat adalah Keluarga dan Diabetes.

“Tropicana Slim mengadakan #Hands4Diabetes sebagai wujud komitmen untuk terus mengajak keluarga Indonesia meningkatkan kepedulian cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah berkala, aktif bergerak, menjaga pola makan dan edukasi batasi asupan gula,” kata Noviana di Lapangan Parkir Thamrin 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018).

Acara ini dimulai dengan kegiatan jalan santai, kemudian dilanjutkan dengan senam sehat, talk show dan demo memasak. Ada juga kegiatan pengecekan cek gula darah gratis bagi peserta.

“Sekaligus menunjukkan solidaritas kepada diabetes di Indonesia melalui pengumpulan 20.000 petisi smile, baik online ataupun offline,” terang dia.

Pada acara ini, Tropicana Slim juga melibatkan RSUPN Cipto Mangunkusumo dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Hal ini guna memberikan edukasi kepada para peserta untuk lebih peka terhadap penyakit diabetes.

Diabetes Incar Remaja dan Anak-Anak

Sementara, Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, dr Dante Saksono mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar, yakni 10,3 juta jiwa.

Hal ini, kata dia, berdasarkan daya dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas pada 2017.

“Usia penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2, juga sudah semakin muda dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Riskesdas 2013, 90 persen dari total kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2, yang umumnya terjadi pada orang dewasa, namun beberapa tahun terakhir makin banyak ditemukan pada usia dewasa muda di bawah 30 tahun bahkan pada anak-anak dan remaja,” ujar sang Dokter.