FOOD TRAVEL BLOG: Jelajah Cita Rasa Palembang Sampai Perut Kenyang

TRAVEL – Pagi menyambut, rombongan backpacker Lost Packer angkat kaki dari tempat semula menuju Kota Pempek, Palembang. Dengan perut lapar belum terisi makanan mereka memulai perjalanan.

Setibanya di Pasar Kuto, rombongan Lost Packer langsung menuju salah satu warung yang menyajikan makanan olahan tepung beras. Di sini mereka juga melihat proses pembuatan dari makanan-makanan khas Palembang.

Semua makanan yang terdapat di warung tempat mereka singgah terbuat dari tepung beras tapi cara mengolahnya berbeda. Mereka makan roti jala, lakso, burgo, celimpungan khas Palembang.

Setelah merasakan cita rasa kuliner khas Palembang yang sebagian besar berbahan dasar tepung beras, mereka pun tiba di tepian Sungai Musi, untuk menyebrang ke Pulau Kemaro, yang menyimpan sebuah kisah cinta. Pulau tersebut dinamakan Pulau Kemaro karena Fatimah, Putri Palembang menceburkan diri di sungai yang terdapat di Pulau Kemaro, bersama Pangeran dari negeri Tiongkok.

Pulau Kemaro menjadi saksi kisah cinta Putri Fatimah dan Pangeran asal Tiongkok, dan membuat Pulau Kemaro memiliki mitos jika ada pasangan yang datang ke pulau ini, cintanya akan abadi.

Sepanjang perjalanan menuju Pulau Kemaro, salah satu rombongan Lost Packer menceritakan suasana di atas kapal dan pemandangan bantaran sungai yang terdapat pemukiman penduduk. Ada perkampungan Arab, dan China.

Tiba juga akhirnya di Pulau Kemaro, rombongan disambut dengan dermaga berwarna merah khas Cina, dan bangunan-bangunan yang memiliki tanduk layaknya bangunan-bangunan Cina. Salah satu rombongan Lost Packer menunjukkan batu yang menceritakan legenda kisah cinta putri dan pangeran.

Di pulau ini wisatawan akan merasa seperti berada di negeri Cina. Pepohonan yang rindang dan besar membuat teduh dan tidak panas.

Ada juga pohon cinta yang jadi saksi hidup Pulau Kemaro, Pagoda yang besar dan tinggi sekali juga ada di sana. Tidak lupa juga, ada sebuah tempat peribadahan umat Khong Hu Chu yaitu klenteng.

Bila berkunjung ke sini jangan lupa untuk berfoto di depan pagodanya yang tinggi dan besar.