Jalan utama ke Bandara Samarinda rawan banjir, Menhub dan Pemda cari solusi

serbakanlah ~  Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis (25/10). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, memberi atensi serius soal akses jalan, yang berpotensi mengganggu gerak penumpang ke bandara.

Saya akan koordinasi dengan Pemda,” kata Budi saat ditanya wartawan di sela peresmian Bandara APT Pranoto Samarinda, Kamis (25/10).

Budi menerangkan, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menaruh antusiasme tinggi dengan adanya Bandara APT Pranoto dengan runway 2.250×45 meter itu. Namun demikian, Budi berencana membicarakan khusus dengan Isran, terkait akses jalan yang banjir itu.

“Kalau dilihat, Gubernur antusias. Jadi saya akan buat sesi khusus berkaitan dengan 1 spot banjir,” ujar Budi.

Budi menerangkan, perlu analisis lebih detail terkait penanganan akses jalan itu. “Apakah di jalan itu dinaikkan? Atau lewat (di atasnya semacam flyover). Perlu analisa lebih detail,” terang Budi.

Pagi tadi, sekira pukul 08.00 Wita, akses jalan DI Panjaitan kembali tergenang banjir usai diguyur hujan deras, meski surut 2 jam kemudian. Ruas jalan itu sementara ini menjadi jalan utama terdekat menuju ke Bandara APT Pranoto di poros Samarinda-Bontang.

Akses jalan itu, juga dilalui iring-iringan Presiden Joko Widodo. Namun saat melintas, beruntung tidak sedang turun hujan. Di sisi lain, Jokowi meminta harus ada penerbangan rute Samarinda- Jakarta dan Samarinda- Surabaya, dalam 2 pekan kedepan.

“Harus ada jalan alternatif ke bandara, selain Jalan DI Panjaitan dalam 2 minggu,” kata salah seorang karyawan swasta,