Kesal Minta Uang Rp 100 Juta Tak Diberi, Suami Ancam Bunuh Anak dan Istrinya

Sebarkanlah ~  Nurlela (43), warga yang tinggal di Jalan Damai, Samarinda, Kalimantan Timur, mempolisikan suaminya, Nurdin (43). Gara-garanya, dia bosan dituduh selingkuh. Bahkan, diancam dibunuh oleh suaminya.

Keterangan diperoleh merdeka.com, rumah tangga Nurlela dan Nurdin, belakangan memang sering diwarnai pertengkaran. Nurdin selalu curiga istrinya punya pria idaman lain.

Puncaknya, Jumat (30/11) lalu. Kesekian kalinya, Nurdin menuduh istrinya selingkuh dan menebar ancaman akan membunuh. Nurlela habis kesabaran.

“Bukan cuma korban (Nurlela) yang diancam dibunuh. Anaknya juga diancam,” kata salah seorang warga Jalan Damai, Suwito, Rabu (5/12).

Merasa ketakutan, Nurlela lantas berinisiatif melapor ke Polsek Samarinda Kota. Kepolisian bergerak cepat dan mengamankan Nurdin. Nurdin mengakui perbuatannya. Belakangan diketahui, ulah Nurdin itu lantaran dia berada di bawah pengaruh minuman keras.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto membenarkan penangkapan Nurdin. Dari penyidikan, diduga saat mabuk, Nurdin meminta uang Rp 100 juta kepada istrinya, dengan cara menjual rumah.

“Korban (Nurlela) menolak, suaminya marah lalu ambil badik dan parang, mengancam membunuh istrinya,” sebut Purwanto,

“Setelah korban lapor ke kantor, anggota bergerak mengamankan pelaku, sekitar jam 1.30 dini hari, Selasa (4/12) kemarin. Jadi, sekarang pelaku kita tahan,” kata Purwanto