Kronologi Minggatnya Anak Nikita Mirzani dari Rumah

      Comments Off on Kronologi Minggatnya Anak Nikita Mirzani dari Rumah

Anak sulung Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry, diberitakan kabur dari kediamannya karena masalah keluarga. Loly, begitu sapaan akrabnya, akhirnya menyambangi Komnas Perlindungan Anak (PA), Rabu (30/5/2018) ditemani kerabat untuk meminta bantuan.

Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komnas PA langsung merespons kasus ini. Pada Kamis (31/5/2018) sore, Nikita Mirzani dan Dipo Latief diminta datang ke Komnas Perlindungan Anak untuk dimediasi.

Setelah dipertemukan kembali dengan anaknya, Nikita Mirzani menceritakan kronologi yang sebenarnya kepada awak media. Menurut penuturannya, sebenarnya Loly tak kabur ke tempat lain, melainkan ke rumah ayahnya sendiri.

“Jadi tanggal 28 itu Loly ulang tahun, seperti biasa dirayain tapi enggak pernah bilang. Cuma tanggal 28 ini dia janjian sama daddy, karena daddy-nya sudah janji mau beliin sepatu Vans, tapi daddy-nya lupa. Akhirnya dia (Dipo) ke rumah sakit, nemuin orangtua temannya yang sedang sakit,” imbuhnya di Komnas Perlindungan Anak, Jakarta Timur, Kamis (5/1/2018).

“Terus Loly notice, Loly enggak mau pulang ke apartemen, dia maunya ke daddy. Akhirnya dia sama daddy-nya ke Pondok Indah. Dari situ Loly sudah enggak pernah lagi pulang ke apartemen yang aku tinggalin. Itu kronologi sebetulnya. Tinggallah di rumahnya Dipo di Kalimalang,” kata dia.

Lebih Nyaman

Hasil gambar untuk nikita mirzani

Menurut Dipo Latief, Loly sangat nyaman tinggal di kediamannya lantaran ia merasa punya teman sepermainan. Ya, Dipo Latief juga memiliki anak kandung yang usianya sama dengan Loly.

“Dia enggak mau pulang karena dia ngerasa lebih serulah ketemu abangnya di situ. Lalu saya kan mesti kerja, enggak ada yang monitor, saya bingung lalu saya bujuk dia untuk pulang, dia enggak mau,” kata pengusaha sukses tersebut.

Dididik

Gambar terkait

Sebagai ibu, Nikita Mirzani tentu lebih suka bila sang anak tinggal bersama dirinya. Namun karena Loly tak berkenan, akhirnya Dipo Latief berinisiatif mengutus kerabatnya untuk mengantar anak remaja itu ke Komnas Perlindungan Anak untuk diberi pengertian.

“Saya call ‘Lizi ini anak enggak mau pulang ke rumah ibunya gimana ya? Saya titipin dong ke Komnas Anak supaya ini anak dididik, di mediasi, ada konflik supaya dia jadi lebih baik dan bisa pulang ke rumah ibunya’,” ucap dia.

“Jadi sebenarnya gitu. Nah dari situ tibalah di sini, Lizi berikan spend time, anak berinisial L ini diberikan pengarahan. Untuk saya sebenarnya, bagi orangtua yang kehabisan menghadapi remaja ya is the best think-lah untuk ke sini,” tandasnya.