Lagu ‘Selamat Jalan Jupe’ Viral di Medsos, Djalal Sebagai Penciptanya Beberkan Alasan Pembuatannya

Belakangan ini nama Supri atau yang biasa disapa Djalal Pijat menjadi bahan perbincangan publik.

Djalal menjadi buah bibir karena lagu yang diciptakannya, dan dinyanyikannya sendiri, ‘Selamat Jalan Jupe’.

Lagu itu dianggap kontroversial karena dianggap mendoakan Julia Perez untuk segera meninggal, padahal saat ini Jupe masih hidup.

Karena lagu Djalal ini, keluarga Jupe sempat mengaku prihatin dan kecewa kepada sosok Djalal dalam pernyataannya di media massa.

Mereka mempertanyakan apa maksud dan tujuan dari Djalal untuk mengeluarkan tembang tersebut di media sosial.

Buat kalian yang penasaran, ini cuplikan vidoe yang dibuat Djalal.

Kontroversi yang ada ini akhirnya sampai juga di telionga Djalal sebagai sang pembuat lagu

Terkait hal itu, Djalal pun angkat bicara.

Ditemui  Djalal menjelaskan alasan dari pembuatan lagu tersebut

Menurutnya, ia sama sekali tidak ada niatan untuk mendoakan Jupe untuk segera meninggal.

“Lagu itu kan ndak ada kalimat mendoakan, kan innalillahi itu artinya macam-macam.

Misalnya saat tersandung, maka orang akan mengucapkan kalimat itu, karena artinya itu semua akan kembali kepada Allah,”ujar DjalalSenin (17/4/2017).

Tidak hanya itu, menurutnya lagu justru mendoakan kebaikan untuk Jupe.

“Malah saya minta Jupe diampuni dan dimasukkan surga kalau bener2 berangkat,” ujar pria asal Kediri itu.

Selain itu, sebelum menciptakan lagu itu Djalal mengaku sering menonton tayangan infotainment di televisi.

“Nah, di televisi waktu itu ada dokter ada yang menyatakan usia Jupe tinggal enam bulan lagi, makanya saya buat lagu itu,”kata Djalal.

lirik lagu yang di buat djalal buat juila perez(jupe)

Innalillahi wa innalillahi rojiun

Ketulusanmu canda tawamu

Masih terbayang di dalam anganku

Kejujuranmu kepolosanmu

Makin tertanam di lubuk hatiku

Seakan aku tak percaya

Engkau telah meninggalkan aku

Seakan engkau masih ada

Tak kan pernah kehilangan kamu

Kasih sayangmu, kedermawananmu

Akan dikenang, oh sepanjang waktu