Lebih Baik Mana Mencuci Tangan dengan Air Panas Air Dingin Atau Sabun Anti Bakteri Ini Penjelasannya

HEALTH – MENCUCI tangan adalah hal sepele yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan. Namun sayangnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini. Tapi, tak sedikit juga orang yang rajin mencuci tangannya karena menyadari manfaat dari kebiasaan ini.

Cara orang mencuci tangan berbeda-beda. Ada yang hanya mencuci ala kadarnya dan tidak memakai sabun. Ada juga yang benar-benar membersihkan sela-sela jari dan tangannya menggunakan sabun antibakteri. Ada pula yang lebih senang menggunakan air hangat untuk mencuci tangannya karena dianggap lebih efektif menghilangkan bakteri. Tapi, apakah anggapan tersebut benar?

Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan mengungkapkan kebenaran mengenai mencuci tangan. Peneliti menguji 21 relawan  selama enam bulan. Relawan tersebut diminta mencuci tangannya yang terkena bakteri tidak berbahaya selama 10 detik. Mereka menggunakan air berbagai suhu yaitu 15,5°C, 26°C, dan 38°C. Sabun yang digunakan pun bervariasi.

Setelah dilakukan analisis, peneliti menemukan fakta bahwa ternyata air panas tidak lebih baik dari air dingin dalam hal membersihkan bakteri di tangan. Mencuci tangan dengan air panas atau air dingin, bakteri yang dihilangkan jumlahnya sama saja. Selain itu, sabun antibakteri juga tidak lebih baik dibanding sabun biasa.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa suhu air tidak bermasalah untuk mencuci tangan. Semuanya tergantung dari kenyamanan orang yang mencuci tangan. Tapi satu hal yang perlu dicatat, mencuci tangan dengan air dingin mungkin bisa menghemat energi,” ungkap seorang ilmuwan makanan, Profesor Donald Schaffner seperti yang dikutip dari Mirror, Jumat (8/9/2017).

Para peneliti mengatakan ada hal yang lebih penting dibandingkan suhu air untuk mencuci tangan karena air panas tidak langsung mematikan bakteri. Hal penting tersebut adalah orang harus memastikan mereka mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, setelah menggunakan toilet, dan sehabis bepergian. Namun para ahli di Inggris memperingatkan tentang hal ini. Sebab ada beberapa deterjen tertentu yang bisa bekerja lebih baik bila menggunakan air panas.

Di sisi lain, peneliti mengatakan diperlukan penelitian lebih mendalam mengenai penggunaan sabun antibakteri untuk efektivitas mencuci tangan. Harus dipahami berapa banyak sabun yang harus digunakan dan jenis sabun apa yang bisa menghilangkan mikroba berbahaya.