Menkumham Heran Lebih Banyak Bandar daripada Penyalahguna Narkoba

Menkumham Heran Lebih Banyak Bandar daripada Penyalahguna Narkoba

      Comments Off on Menkumham Heran Lebih Banyak Bandar daripada Penyalahguna Narkoba

Berita Terkini – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengaku heran dengan banyaknya bandar yang menjadi tahanan daripada penyalahguna narkoba.

Berdasarkan data di Ditjen Pemasyarakatan tercatat dari 250 ribu tahanan kasus narkoba, 25 ribu di antaranya merupakan penyalahguna atau pemakai. Sedangkan 150 ribu adalah kurir atau bandar.

“Ini kan enggak masuk akal, tidak mungkin lebih banyak toko daripada pembeli. Ada penerapan hukum yang harus kita koreksi,” kata Yasonna di Kantor Ditjen PAS, Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Yasonna menduga, ada permainan yang dilakukan oleh oknum penegak hukum terhadap orang yang ditangkap atas dugaan kepemilikan narkoba.

“Itu yang saya katakan ada persoalan baru di penerapan hukum narkoba. Kalau pemakai kan itu harus direhabilitasi, tapi kadang-kadang pasalnya dimainkan. Berarti ada penerapan hukum yang harus dikoreksi,” kata Yasonna.

Meski demikian, Yasonna tak bersedia melanjutkan pemaparannya. Ia menyebut hanya bicara soal fakta di lapangan. Menurutnya, elemen penindakan narkoba harus diikuti pencegahan dan rehabilitasi secara tepat sasaran.

Pencegahan

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Adapun soal pencegahan, perlu kampanye besar-besaran terkait bahaya narkoba. Arahnya adalah mengurangi pasar di Indonesia yang sekarang mencapai 5 juta orang pengguna narkoba.

“Maka harus turunkan permintaan. Kalau di pasar permintaan masih besar, ya hukum pasar supply and demand tetap berlaku,” ucap Yasonna.