Multiorgasme pada Wanita, Mitos atau Nyata?

Multiorgasme pada Wanita, Mitos atau Nyata?

      Comments Off on Multiorgasme pada Wanita, Mitos atau Nyata?

Setelah mendapatkan orgasme, pria butuh istirahat sejenak kalau ingin melanjutkan hubungan seks. Namun, sebagian besar pria akan menyudahi hubungan seks setelah mengalami ejakulasi karena badannya capai, dan penis susah mendapatkan ereksi maksimal setelah mendapatkan orgasme.

Berbeda dengan pria, wanita hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk siap berhubungan seks. Akibatnya, wanita bisa mengalami orgasme berkali-kali dalam satu kali sesi hubungan seks.

Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah multiorgasme atau orgasme berkali-kali pada wanita itu nyata?

Wanita dan orgasme
Dibandingkan dengan pria, wanita susah sekali terangsang dan menjadi panas di ranjang. Selain itu, wanita juga susah mendapatkan orgasme sehingga untuk mendapatkan multiorgasme, seperti sebuah harapan yang tidak akan menjadi kenyataan.

Sebenarnya wanita bisa mendapatkan orgasme dengan mudah asal rangsangan yang diberikan harus maksimal. Selain itu, wanita juga tidak dianjurkan untuk pasif. Mereka boleh menjadi lebih agresif di ranjang, menginisiatif hubungan seks, hingga mengambil alih kendali penetrasi sehingga wanita bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Cara mendapatkan multiorgasme
Orgasme bukanlah hal yang mustahil untuk wanita, oleh karena itu multiorgasme bisa saja didapatkan kalau ada kerja sama antara pria dan wanita. Pertama pria bisa merangsang wanita mulai dari dada hingga ke klitoris secara maksimal. Wanita juga diharapkan mampu membimbing pria saat foreplay agar kenikmatan yang diinginkan bisa diperoleh.

Selain dada dan klitoris, pria juga bisa melakukan fingering untuk merangsang area G-Spot atau area sensitif lain di dalam vagina. Setelah membersihkan jari, pria bisa memasukkan jari itu ke dalam vagina dan merangsang area di bawah pubis yang jarang dijangkau oleh penis.

Setelah melakukan serentetan rangsangan ini, pria bisa melakukan penetrasi atau wanita mengambil alih tugas ini dengan posisi women on top agar bisa mengatur ritme manuver.