Ngaku Kapolsek Pesanggrahan, Komarudin Tipu Orangtua Pelaku Tawuran Rp 15 Juta

Sebarkanlah ~  Jajaran Polsek Pesanggrahan meringkus pelaku seorang pria bernama Komarudin, yang mengaku sebagai anggota Polri. Warga Cilincing, Jakarta Utara itu melakukan tindak pidana penipuan saat penyidik Polsek Pesanggrahan menangani sebuah kasus.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana J Karepesina mengatakan, saat itu pihaknya tengah mengusut kasus tawuran yang menyebabkan orang meninggal dunia. Dari tawuran itu, beberapa orang diamankan.

“Pada tanggal 1 November 2018, pelaku Kamarudin melihat berita di internet bahwa unit Reskrim Polsek Pesanggrahan sebelumnya telah melakukan pengungkapan kasus 170 KUHP yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Kemudian pada tanggal 3 November 2018, pelaku mengaku sebagai Kapolsek Pesanggrahan menghubungi orangtua korban, salah satu saksi yang diamankan di Polsek Pesanggrahan dalam kasus 170 KUHP,” ujar Maulana kepada merdeka.com, Rabu (28/11).

Dari hubungan telepon itu, korban diiming-imingi janji akan membebaskan anaknya atas tawuran itu. Namun, korban harus mentransfer uang sebesar Rp 15 juta.

“Pelaku mengancam agar korban segera mentransferkan uang sebesar Rp 15 juta supaya ini dapat dibebaskan oleh penyidik. Korban yang merasa ketakutan langsung mentransferkan uang tersebut,” ujarnya.

Dalam aksi ini, pelaku tak sendiri. Di mana uang tersebut ditransfer ke pelaku lainnya bernama Agus Erwin.

“Barulah korban sadar bahwa telah menjadi korban penipuan. Lalu hasil dari uang yang ditransfer oleh korban tersebut dibagi dua oleh pelaku Kamarudin dan Agus Erwin,” katanya.

Kedua pelaku diringkus di dua tempat yang berbeda. Atas penangkapan, polisi amankan barang bukti yang dicurigai, seperti empat unit Handphone, dua buah simcard Telkomsel, beberapa buku tabungan, dan uang tunai Rp 1 juta.

“Saat ini kita masih dalami ya kasus ini,” pungkasnya.