Opera Max Dihapus dari Google Play, Kenapa?

TEKNOLOGI – Pembuat browser internet, Opera, mengumumkan hal yang cukup mengejutkan. Perusahaan yang berbasis di Norwegia itu baru saja mengumumkan hilangnya aplikasi Opera Max di toko Google Play Store.

Sebagaimana dikutip dariĀ Phone Arena, Selasa (14/8/2017), Opera telah memutuskan untuk menghentikan aplikasi tersebut dan memilih untuk fokus pada produk utamanya, yakni browser Opera.

“Opera saat ini telah memutuskan untuk menghentikan Opera Max. Produk tersebut memiliki nilai yang berbeda dibandingkan proporsi browser kami dan merepresentasikan fokus yang berbeda dari Opera. Oleh karena itu, kami akan fokus pada browser kami dan produk yang datang,” kata Opera.

Opera Max merupakan aplikasi pemantau penggunaan data internet. Aplikasi tersebut dapat mengelola serta membantu mengurangi penggunaan data internet di smartphone Android.

Opera Max pertama kali diluncurkan pada 2014. Berdasarkan pantauan terakhir, aplikasi tersebut telah hilang dari peredaran Google Play.

Pengguna yang telah memasang aplikasi tersebut masih bisa menggunakan sebelum tanggal dihentikan layanan Opera Max. Hanya saja mereka tak akan lagi mendapatkan fitur terbaru. Sayangnya, Opera tak memberikan informasi kapan mereka akan menghentikan layanannya.

Padahal sebelumnya Opera telah mengumumkan adanya fitur baru di browser desktop. Pengguna Opera bakal kebagian fitur pengintip pesan WhatsApp yang dinamakan Opera Reborn. Tak hanya WhatsApp, pengguna Messenger dan Telegram pun kabarnya juga bakal bisa mendapatkan fitur tersebut.

“….Opera Reborn, browser pertama yang mengizinkan perpesanan berada di dalam browser Anda, tanpa perlu memasang ekstensi atau aplikasi apa pun,” ungkap pihak Opera pada Mei 2017.

Dengan adanya ekstensi tersebut, pengguna peramban Opera akan mendapatkan notifikasi secara realtime tanpa harus mengakses layanan website dari Telegram dan WhatsApp.