Pilgub DKI, KPU Sebut Partisipasi Pemilih Tembus 70%

Proses pemungutan suara di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerdah Khusus Ibu Kota Jakarta putaran kedua telah berlangsung hari ini.

Kemeriahan warga menyambangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) optimistis, angka partisipasi akan melampaui target yang telah diusung.

“Dari hasil kunjungan kita ke beberapa TPS di Jakarta, setidaknya sudah terlihat partisipasi 70% sudah tercapai,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantornya Rabu (19/4/2017).

Target partisipasi untuk pilkada sendiri masih di 77,5%. Di putaran pertama lalu KPU mengklaim angka partisipasi mencapai 78%. Menurut Arief, pada putaran kedua pilkada memang terasa animo yang lebih tinggi dari masyarakat Jakarta untuk datang ke TPS.

Hal ini menurutnya, menjadi satu bukti bahwa warga ibu kota sudah cukup sadar akan hak pilihnya. “Masyarakat semakin tahu haknya berpolitik. Dan ini baik,” ucap Arief.

Sebelumnya, tingginya animo warga mencoblos juga terlihat dari temuan kurangnya surat suara di sejumlah TPS. Hal ini diakui anggota tim monitoring Kemendagri, Haryadi yang menyebut kekurangan surat suara terjadi di beberapa TPS disebabkan tingginya animo masyarakat untuk ikut memberikan suaranya.

Padahal kondisi itu tidak perlu terjadi sebab penyediaan surat suara tambahan sudah diatur 2,5% di tiap TPS. “Kalau memang cadangan habis sebetulnya juga bisa dialihkan (ke TPS lain). Kami belum dapat laporan apakah di TPS terdekat juga habis,” tandas Haryadi.