Sebarkan Semangat Cinta, Slank Isi Konser Perdamaian di Poso

Sebarkan Semangat Cinta, Slank Isi Konser Perdamaian di Poso

Festival Pesona Danau Tektonik Poso (FPDTP) kembali digelar pada 6 sampai 8 November 2017. Di perayaan ke-20 tahun ini, grup band Slank didaulat sebagai salah satu bintang tamu.

Slank dipastikan menutup Festival Pesona Danau Tektonik Poso dengan membawakan lebih dari 20 tembang lagu terhits. Selain Slank, grup band Ungu juga menjadi bagian dari bintang tamu yang tampil pada 5 November dengan formasi lengkap.

Sang vokalis, Kaka, menganggap bahwa konsernya tersebut bisa menjadi salah satu pengisi perdamaian di Poso. Pria berusia 34 tahun ini merasa bahwa budaya bisa mewarnai kondisi di Poso yang sempat berada pada kondisi tak mengenakkan pada tahun 1998.

“Gue percaya banget pendekatan budaya paling ampuh menyelesaikan konflik dan untuk mengisu kondisi. Istilahnya ini gerakan mewarnai Poso, salah satunya kegiatan reuni. Konsernya Ungu, konsernya Slank ini kegiatan mewarnai Poso yang notabennya ada di kondisi nol. Kita sama-sama move on kondisi kelabu jadi putih dan terang jadi warna beraneka ragam,” ujarnya di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).

Seperti diketahui, tragedi yang disebut sebagai Kerusuhan Poso sempat terjadi selama beberapa tahun karena konflik agama. Selanjutnya Kaka menyebut bahwa menjaga perdamaian merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Tak perlu memandang perbedaan ras maupun agama, bangsa Indonesia diharapkan bisa terus berdamai dan bersatu untuk kemajuan negara.

“Harusnya kita semua begitu, harusnya bangsa ini sama-sama membangun setiap general, semua juga harusnya saling berangkulan,” paparnya.

“Perdamaian harusnya kita semua bangsa ini sama-sama ngebangun setiap jengkal dan semua harusnya saling merangkul,” pungkas pria bernama lahir Akhadi Wira Satriaji ini.