Sering Cium Bibir Anak, Baik atau Buruk?

Sering Cium Bibir Anak, Baik atau Buruk?

      Comments Off on Sering Cium Bibir Anak, Baik atau Buruk?

Di era yang kian modern, kini jarak antara orang tua dan anak semakin dekat.

Terutama bagi kebanyakan pasangan muda.

Beberapa di antaranya pun kerap mengunggah kemesraan dengan sang buah hati.

Salah satunya dengan mencium bibir sang anak. Beberapa kalangan mungkin tidak setuju dengan hal tersebut.

Namun, apakah mencium bibir buah hati termasuk hal baik?

Dilansir sebarkanlah – dari laman Kompas.com, ini dia penjelasannya.

Dr Charlotte Reznik, Psikolog di University of California UCLA mengatakan bahwa ciuman orangtua di bibir anak bisa menyebabkan anak bingung.

“Jika Anda mencium bibir anak di bibir ketika mereka masih sangat kecil, kapan waktu yang tepat untuk menghentikan kebiasaan itu?

Sangat membingungkan,” jelas Reznick.

Menurut Reznick, anak akan tumbuh dewasa dan ketika mereka berusia lima atau enam tahun, mereka akan menyadari mengenai tubuh.

Lalu, mereka beranjak remaja, mereka mulai merasakan dorongan seksual. Sementara itu, bibir merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif, bisa jadi anak terstimulasidengan ciuman bibir dari orangtua.

Alhasil, tercipta kondisi yang sangat membingungkan.

Anak melihat ayah dan ibu saling memberikan ciuman di bibir.

Kemudian, orangtua melakukan kebiasaan itu pada anak. Kondisi yang demikian mengkhawatirkan pikiran, emosional, dan perasaan.

Menghentikan kebiasaan ini di waktu yang tepat adalah solusi terbaik.

“Saya berasal dari keluarga yang tidak hangat.

Jadi, saya memulai kebiasaan mencium dan memeluk anak.

Namun, saya mempelajari kondisi ini dan dampaknya.

Jadi, saya berhenti mencium anak di bibir ketika usianya 18 bulan,” urainya.

2. Ciuman di bibir anak itu baik

Dr Fiona Martin dari Sydney Child Psychology Centre di Australia mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan mencium anak di bibir.

Menurut Martin, sangat aneh jika ada orang yang merasa bahwa orangtua yang mencium anak dibibir itu dianggap seksual.

“Mencium anak itu normal dan sehat untuk mengekspresikan kasih sayang Anda pada mereka.

Rasa sayang tidak melulu diungkapkan melalui kata-kata,” jelas Martin.

Selain itu, Martin mengatakan, tidak ada dokumentasi yang membuktikan bahwa mencium anak di bibir memicu masalah di masa depan.

Dr Heather Irvine – Rundle memiliki pendapat serupa dengan Dr Martin

Rasa sayang tidak melulu diungkapkan melalui kata-kata,” jelas Martin.

Selain itu, Martin mengatakan, tidak ada dokumentasi yang membuktikan bahwa mencium anak di bibir memicu masalah di masa depan.

Dr Heather Irvine – Rundle memiliki pendapat serupa dengan Dr Martin