Staf Medis Jadikan Kaki Pria yang Diamputasi sebagai Bantal, Pihak RS Beri Tindakan Tegas

Staf Medis Jadikan Kaki Pria yang Diamputasi sebagai Bantal, Pihak RS Beri Tindakan Tegas

      Comments Off on Staf Medis Jadikan Kaki Pria yang Diamputasi sebagai Bantal, Pihak RS Beri Tindakan Tegas

Kaki seorang pria asala Jhansi, India, diketahui diamputasi lalu kemudian digunakan sebagai bantal untuk menopang kepalanya di atas tandu.

Dilansir Sebarkanlah.club dari World of Buzz pada Senin (12/3/2018), kejadian ini terjadi di Jhansi Medical College, India.

Korban kecelakaan bernama Ghansyham (28) itu adalah seorang konduktor bus sekolah yang mengalami kecelakaan di Mauranipur, 65 kilometer dari Jhansi.

Dikabarkan hampir selusin anal-anak juga terluka dalam kecelakaan saat bus tersebut terguling di daerah Lehcura di distrik Jhansi pada Sabtu (10/3/2018).

Bus tersebut dipenuhi siswa yang sedang dalam perjalanan pulang dari Lehchura.

Menurut The New Indian Express, beberapa hewan tiba-tiba menyebrang jalan di Desa Bamouri.

Pengemudi bus pun kemudian kehilangan kontrol saat melihat binatang-binatang tersebut lewat.

Hal ini membuat bus terbalik di pinggir jalan. Ghanshyam berdiri di pintu bus dan terjebak dengan kakinya yang terputus.

Sayangnya, Ghanshyam kehilangan kakinya dalam kecelakaan tersebut dan dikirim ke perguruan tinggi kedokteran Jhansi setelah melakukan perawatan awal di sebuah pusat kesehatan setempat.

Saudara dan ibunya menemani Ghanshyam ke perguruan tinggi medis tersebut dan membawa kaki yang terputus itu.

Ketika anggota keluarga mengunjunginya kembali, mereka merasa ngeri karena kaki yang sudah teramputasi tersebut digunakan sebagai sandaran kepala di ruang gawat darurat.

Saat kejadian

“Saat sampai di rumah sakit, kami melihat kakinya digunakan sebagai headrest. Saya berulang kali meminta dokter untuk menurunkannya namun mereka menolak,” kata seorang kerabat Ghanshyam.

Kerabatnya juga mengatakan bahwa staf rumah sakit mengabaikan permintaan mereka untuk memberikan Ghanshyam sebuah bantal.

Hingga pada akhirnya, kerabatnya tersebut membeli sebuah bantal dari pasar lokal setelah dua jam tidak ada tindakan apapun.

Pihak berwenang rumah sakit secara resmi menolak keterlibatan staf dalam insiden tersebut dan mengklaim bahwa seorang wanita yang merupakan petugas pasien telah meletakkan kaki tersebut di kepala Ghanshyam.

Sadhna Kaushik, Kepala Sekolah Kedokteran dan Rumah Sakit, Maharani Laxmibai di Jhansi mengatakan bahwa pasien diberi perhatian medis secepatnya dan salah satu rekannya meletakkan kaki itu di bawah kepala Ghanshyam.

Korban

“Dokter mencari sesuatu untuk menyangga kepalanya dan petugas pasien menggunakan kaki itu. Setelah berbicara dengan 30 orang di bangsal darurat, tidak ada yang melihat ada staf yang melakukannya. Kasus itu tampaknya akibat kenakalan,” katanya.

Namun, ibu korban tersebut bersikeras bahwa itu adalah tindakan seorang dokter yang telah meletakkan kaki sebagai sandaran kepala karena saat ini tidak ada bantal yang tersedia.

Insiden mengejutkan tersebut mengakibatkan empat orang staf rumah sakit, termasuk seorang dokter, seorang petugas medis, dan seorang perawat dipanggil oleh Menteri Pendidikan Kedokteran, Ashutosh Tandon pada Sabtu (10/3/2018).

Administrator di Jhansi Medical College yang dikelola negara itu pun bersumpah akan memberikan tindakan tegas setelah foto-foto itu muncul dan rekaman CCTV akan diperiksa untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas tindakan memalukan ini.

Kepala inspektur medis Harish Chandra Arya juga mengatakan bahwa tindakan tegas akan dilakukan terhadap orang-orang yang bersalah setelah penyelidikan.