Tantangan Menjadi Perusahaan Bermanfaat di Zaman Kekinian

Tantangan Menjadi Perusahaan Bermanfaat di Zaman Kekinian

      Comments Off on Tantangan Menjadi Perusahaan Bermanfaat di Zaman Kekinian

Pesatnya perubahan di zaman kekinian menjadi tantangan bagi banyak perusahaan agar menjadi makin bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hal ini menjadi salah satu catatan penting pada sharing bertema Seven Secret to a Successful Business oleh Sekolah Evangelisasi Pribadi (SEP) Shekinah Keuskupan Agung Jakarta pada Jumat kemarin.

Dalam kesempatan itu, hadir membagikan pengalaman Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Direktur PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Rina Ciputra Sastrawinata, dan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat. Moderator dalam acara ini adalah Andi F Noya.

Pada sesi ini, Irwan Hidayat menjelaskan kiat-kiatnya mengelola perusahaan hingga sekarang. Dalam catatan Irwan, langkah pertama adalah menghasilkan produk yang baik bagi masyarakat. “Konsumen harus puas dengan produk kita,” imbuhnya.

Lantaran pedoman itulah, kata Irwan, pihaknya selalu mengikuti perkembangan zaman untuk memastikan bahwa produk harus betul-betul teruji. “Kami menguji khasiat, toksisitas, sekaligus memodernisasi mesin-mesin,” terang sulung dari lima bersaudara itu.

Sebagai pemimpin, kata Irwan, dirinya juga harus bersikap baik kepada karyawan. “Itu yang saya contohkan,” tuturnya.

Kemudian, di samping kedua hal itu, Irwan juga menambahkan bahwa makin hari dia dan adik-adiknya berupaya agar perusahaan warisan sang nenek itu bermanfaat bagi masyarakat banyak. “Kami membuat program dan CSR untuk menolong masyarakat mulai dari kepariwisataan, bantuan bencana alam, dan sebagainya,” imbuh pria kelahiran Yogyakarta pada 23 April 1947 itu.

Sebelum mengakhiri seminar, Irwan Hidayat juga menyampaikan partisipasi dari Sido Muncul bagi masyarakat Suku Asmat di Papua. Secara simbolis, partisipasi senilai Rp250 juta diserahkan Irwan Hidayat kepada Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharjo.

Selain itu, Persatuan Distributor Sido Muncul yang diwakili oleh Irwan Hidayat juga turut berpartisipasi dengan menyerahkan simbolis senilai Rp 100 juta untuk diteruskan kepada para penderita campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua.

Seperti yang diketahui, sejak September 2017 hingga saat ini sedikitnya 67 orang anak meninggal dunia akibat wabah campak dan gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua.