Viral Video Balita Mainkan Sex Toy, KPAI Menyesalkan

VIRAL – Video anak bawah lima tahun (balita) memainkan alat bantu seks (sex toy) menjadi viral di media sosial. Mirisnya, video tersebut diunggah di akun medsos diduga oleh orang tua sendiri.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan hal tersebut. Wakil Ketua KPAI Maria Advianti mengatakan medsos seharusnya menjadi ruang kebebasan berekspresi bagi masyarakat dan menjadi jendela nilai-nilai sebuah keluarga.

“Medsos (semestinya) menjadi jendela bagi nilai-nilai sebuah keluarga, yang tercermin dalam posting-an ayah, ibu, atau anak. (Sehingga) medsos seolah-olah menjadi kanal freedom of expression bagi masyarakat, selain tempat sharing informasi, berteman, silaturahim, dan kegiatan internet lainnya,” kata Advianti lewat pesan singkat, Jumat (14/7/2017).

Perempuan yang akrab disapa Vivi ini menambahkan orang tua juga harus menjauhkan alat bantu seks dari jangkauan anak-anak. Sikap permisif orang tua kepada anak-anak dengan memberikan mainan yang tidak tepat dapat berimbas pada perkembangan psikologis anak tersebut.

Sex toy bukan mainan anak-anak walaupun kelihatannya lucu. Ketika anak sudah terbiasa dengan permisifitas, maka ketika besar nanti sangat mungkin ia pun akan menganggap free sex sebagai hal yang lumrah,” ungkapnya.

Video yang di-posting itu juga menunjukkan orang tua tersebut belum dapat menggunakan medsos secara tepat dan bijak. Menurutnya, orang tua juga harus memberi anak-anak mainan yang sesuai dengan usia dan masa tumbuh kembangnya.

“(Hal ini) ada kaitannya juga dengan akun yang kemarin. Berikan anak mainan yang sesuai dengan usia dan masa tumbuh kembangnya,” ucap Vivi.