Warga Kediri Bacok Tetangga Hingga Tewas karena Naksir Istrinya

 

Sebarkanlah ~ Akibat dibakar api cemburu, Baedowi (40) warga Desa Nglaban, Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri harus tewas dibunuh. Pembunuhan korban dengan menggunakan sabit oleh pelaku AL, warga Dusun Ngembak, Desa Maron, Kecamatan Banyakan yang kini telah menyerahkan diri ke polisi, Kamis malam (22/11).

Tak pelak, warga yang menemukan korban sudah tak bernyawa dengan kondisi tersebut kaget bukan main. Korban ditemukan tewas dengan kondisi usus terburai di bawah rerimbunan pohon bambu.

Menurut Rokani, kakak korban, saat ditemukan, jenazah adiknya penuh luka. “Warga yang melihat langsung di TKP melihat ada beberapa luka di tubuhnya,” kata Rokani di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri.

Kasus pembunuhan sadis ini diduga dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban. Pasalnya, korban diduga menaruh perasaan dengan istri pelaku. Padahal korban sendiri telah berumah tangga dan memiliki tiga orang anak.

Pelaku menjebak korban dengan cara mengajak bertemu di belakang rumahnya, tepatnya di bawah rerimbunan pohon bambu. Ajakan tersebut disampaikan melalui pesan whatsapp dari nomor handphone milik istrinya. Sehingga korban tidak menaruh curiga.

Begitu tiba di lokasi, korban langsung dibekap dan dibacok pelaku dengan sabit.

Seketika, korban langsung roboh. Tetapi, pelaku yang sudah kalap tak mempedulikan korban yang terluka. Selanjutnya pelaku mencacah tubuh korban berkali-kali. Akibatnya, bapak tiga anak itu tewas dengan usus terburai keluar.

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Banyakan. Kapolsek Banyakan AKP Priyono, S.H dikonfirmasi merdeka.com membenarkan kejadian tersebut.

“Kasusnya ditangani langsung oleh Sat Reskrim Polresta Kediri, biar besok Bapak Kapolres yang akan memberikan keterangan langsung,” katanya.